Palu, paluinsight.id – Tugu Perdamaian “Nosarara Nosabatutu” yang berdiri di kawasan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, terus menjadi simbol persatuan dan kerukunan masyarakat Sulawesi Tengah.
Monumen ini merepresentasikan komitmen bersama untuk menjaga perdamaian di tengah keberagaman suku, agama, dan latar belakang sosial.
Nama Nosarara Nosabatutu berasal dari bahasa Kaili yang berarti “kita bersaudara, kita bersatu”. Filosofi tersebut mencerminkan nilai kearifan lokal masyarakat Sulawesi Tengah yang menjunjung tinggi persaudaraan dan toleransi.
Nilai ini menjadi landasan penting dalam kehidupan sosial masyarakat Palu hingga saat ini. Tugu Perdamaian dibangun sebagai respons atas pengalaman konflik sosial yang pernah terjadi di wilayah Sulawesi Tengah pada akhir 1990-an hingga awal 2000-an.
Kehadirannya menjadi simbol refleksi sekaligus tekad untuk tidak mengulangi konflik serupa, serta memperkuat semangat hidup rukun dan saling menghargai antarwarga.
Jadi Destinasi Wisata
Selain sebagai monumen simbolik, kawasan Tugu Perdamaian juga berkembang menjadi salah satu ruang publik yang ramai dikunjungi masyarakat.
Warga memanfaatkan area ini untuk beraktivitas, berekreasi, hingga menikmati pemandangan Kota Palu dari ketinggian. Tidak sedikit pula kegiatan sosial dan kebudayaan yang dilakukan di sekitar kawasan monumen, menjadikannya ruang interaksi lintas komunitas.
Di era digital saat ini, pesan perdamaian yang diusung Tugu Nosarara Nosabatutu dinilai tetap relevan. Di tengah cepatnya arus informasi dan perbedaan pandangan di media sosial, nilai persaudaraan dan persatuan menjadi pengingat penting agar masyarakat tidak mudah terpecah oleh isu-isu yang memicu konflik.
Pemerintah daerah bersama masyarakat diharapkan terus menjaga dan merawat keberadaan Tugu Perdamaian sebagai bagian dari identitas Kota Palu. Tidak hanya sebagai ikon wisata, monumen ini juga memiliki fungsi edukatif dalam menanamkan nilai toleransi dan kebhinekaan, khususnya bagi generasi muda.
Dengan makna yang terkandung di dalamnya, Tugu Perdamaian Nosarara Nosabatutu diharapkan tetap menjadi simbol komitmen Kota Palu dalam merawat harmoni sosial dan memperkuat persatuan di Sulawesi Tengah. IN





