Juli 24, 2026

Wadirut Nilai Pengadaan Domestik Beras-Jagung di Bulog Sulteng Cukup Baik

Wakil Direktur Utama Perum Bulog, Mayjen TNI (Purn.) Marga Taufiq (kiri) didampingi Pimwil Bulog Sulteng, Jusri (kanan) pada Rapat Koordinasi yang digelar di kantor Bulog Sulteng, Jalan Moh. Yamin Kota Palu, Selasa (10/3). Sumber foto: paluinsight.id

Palu, paluinsight.id – Wakil Direktur Utama (Wadirut) Perum BULOG, Mayjen TNI (Purn.) Marga Taufiq, melaksanakan kunjungan kerja ke Sulawesi Tengah.

Pada kunjungan itu, Marga Taufiq melaksanakan sejumlah agenda yakni meinjau ketersediaan stok di gudang Bulog, rapat koordinasi lintas sektor, dan meninjau harga bahan pokok khususnya penugasan di pasar tradisional di Palu.

Wadirut Marga Taufiq menyampaikan, pengadaan domestik Bulog Sulteng untuk komoditi pangan penugasan (beras dan jagung) berada pada jalur semestinya atau on the track.

“Sulawesi Tengah memang belum waktunya panen besar-besaran. Mungkin akhir bulan Maret sudah mulai, kita harap target pengadaan tercapai, secara umum kinerja dan target meningkat,” kata Wadirut Marga Taufiq kepada awak media, Selasa (10/3).

Pemimpin Wilayah (Pimwil) Bulog Kanwil Sulteng, Jusri melaporkan Bulog Sulteng diberi target 11.300 ton penyerapan beras domestik, dan telah terealisasi 500 ton. Sedangkan jagung telah terealisasi 284 ton dari 3.000 ton target 2026.

Insyaallah semua target yang diberikan dapat dicapai,” lapor Pimwil Jusri ke Wadirut Bulog.

Disamping itu, Wadirut Marga Taufiq menilai, ketahanan stok yang dimiliki Bulog Sulteng sangat mempuni, bahkan ketika Bulog Sulteng menggelontorkan alokasi bantuan pangan Februari-Maret 2026 sebanyak 408.809 penerima manfaat.

“Tapi ini dinamis, ada stok keluar, ada juga stok yang masuk. Ritme stok masih terjaga di Sulteng,” kata dia. IN