Agustus 21, 2026

Sulteng Dikepung Hujan, Palu dan Donggala Terdampak Banjir – Rumah Warga Hanyut

Ilustrasi banjir. Sumber foto: AI/paluinsight.id

Palu, paluinsight.id — Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Sulawesi Tengah sejak Ahad (11/1) menyebabkan banjir di sejumlah wilayah, terutama di Kota Palu dan Kabupaten Donggala.

Luapan sungai menggenangi permukiman warga, merusak infrastruktur, serta memaksa sebagian warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Di Kabupaten Donggala, banjir melanda beberapa kecamatan, di antaranya Tanantovea dan Sindue. Di Kecamatan Tanantovea, banjir merendam Desa Wani I, Wani II, Wani III, dan Wani Lumbumpetigo setelah debit sungai meningkat drastis. Arus banjir yang deras dilaporkan menghanyutkan sedikitnya tiga unit rumah di Desa Wani I serta merusak fasilitas umum.

Sementara di Kecamatan Sindue, banjir bandang menerjang enam desa, yakni Amal (Dusun Maliko), Toaya, Kumbasa, Enu, Lero, dan Sumari. Genangan air merendam rumah warga dan lahan pertanian, menyebabkan aktivitas masyarakat lumpuh sementara.

Banjir juga terjadi di Kota Palu, khususnya di wilayah Pantoloan dan sejumlah titik di jalan Trans Sulawesi, yang sempat mengganggu arus lalu lintas dan aktivitas ekonomi warga.

Selain itu, lalu lintas utama penghubung Parigi Moutong dan Kota Palu (Kebun Kopi, red) juga mengelami longsor menyebabkan warga dan pengguna jalan gotong royong membuka akses mobilitas kendaraan.

Hingga Minggu malam, tidak ada laporan korban jiwa, namun sejumlah rumah warga dan infrastruktur terdampak banjir.

Sementara itu, Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid bersama perangkatnya pada Minggu malam langsung turun meninjau Lokasi bencana di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu, sekitar Danau Sibili, serta beberapa titik lainnya yang terdampak cukup parah.

“Kita identifikasi dengan baik, jangan bekerja setengah-setengah, supaya pekerjaan bisa langsung menyeluruh. Kalau tidak sekaligus, dikhawatirkan akan ada hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari,” ungkap Wali Kota Hadianto

Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, SAR, dan relawan telah dikerahkan untuk membantu evakuasi warga, pengamanan lokasi, serta penyaluran bantuan darurat di titik-titik terdampak.

Diimbau masyarakat yang tinggal di bantaran sungai dan wilayah rawan banjir agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat intensitas hujan masih berpotensi tinggi dalam beberapa hari ke depan. IN