September 16, 2026

Warga Palu Terlilit Kabel Provider Internet Leher Nyaris Putus

Nampak luka akibat terlilit kabel provider internet, insiden di Jalan Tanggul Selatan, Senin sore (10/8). Sumber foto: ist

Palu, paluinsight.id – Kabel provider internet yang semrawut dan melintang di badan jalan kembali menimbulkan persoalan. Dua warga Kota Palu, Fahry (25) dan Fatir (15), menjadi korban setelah terlilit kabel saat melintas menggunakan kendaraan di Jalan Tanggul Selatan, kelurahan Birobuli utara, kecamatan Palu selatan, Senin sore (10/8).

Insiden tersebut mengakibatkan keduanya mengalami kecelakaan. Salah seorang korban bahkan mengalami luka serius pada bagian leher akibat terlilit kabel yang melintang di jalan tersebut.

Peristiwa ini menambah kekhawatiran warga terhadap keberadaan kabel-kabel provider yang tidak tertata dan berpotensi membahayakan pengguna jalan

Orangtua korban, Dimas (36) memprotes keras atas semerawut nya kabel provider itu. Ia pun menilai kabel tersebut adalah kabel dari provider atau penyedia layanan internet.

“Anakku jadi korban kabel melintang di jalan.  Fatir lewat naik motor, ada kabel nyangkut di lehernya, dia langsung lompat dari motor. Itu bahaya sekali,” ungkap Dimas kepada media, Selasa (11/8).

Menurut Dimas, di wilayah itu banyak kabel yang tampak berantakan. Masyarakat setempat juga banyak mengeluhkan dan melaporkan masalah tersebut, namun pihak terkait belum melakukan perbaikan secara menyeluruh.

“Yang jelas itu kabel internet bukan kabel listrik, karena kalau kabel listrik itu bisa lebih parah lagi. Kabel melintang begitu tidak hanya sekali, sudah beberapa kali juga banyak orang di sini mengeluh dan buat laporannya,” lanjut Dimas

Dia juga mengecam ketidakpedulian pihak pemilik kabel, provider, karena tidak merespon cepat untuk melakukan perbaikan dan menata dengan baik pengaturan kabel yang berantakan. Alhasil, bahayanya berimbas ke masyarakat terutama bagi pengguna jalan.

“Semoga ini jadi perhatian provider siapapun itu fasilitas begitu seharusnya tidak jadi bahaya buat banyak orang kalau kerjanya rapi kepada pihak kelurahan untuk tidak sembarangan memberikan ijin untuk pemasangan kabel Internet,” ujarnya.

Pihak PLN Palu yang enggan disebutkan namanya mengatakan, kabel itu bukan milik PLN. “Karena kecil kabelnya, mungkin itu kabel dari provider internet. Yang jelas bukan milik PLN,” katanya.

Sementara itu, Lurah Birobuli utara Rini Suwarni mengatakan, pemasangan kabel salah satu provider internet sudah mendapat ijin dari kelurahan.

“Saya mau tanya ke mereka apakah ini kabel miliknya. Saya akan minta untuk lebih hati-hati lagi, karena sudah memakan korban,” ujar Lurah. IN