Palu, paluinsight.id – Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tengah, Jusri, dalam sepekan terakhir melakukan serangkaian kunjungan kerja ke sejumlah sentra serapan beras dan gabah di wilayah Sulawesi Tengah.
Langkah ini dilakukan untuk mengoptimalkan penyerapan hasil produksi petani lokal sekaligus memastikan kesiapan panen di berbagai daerah.
Selain meninjau sentra produksi, Jusri bersama jajaran Bulog Sulteng juga turun langsung menemui petani dan pengelola penggilingan padi.
Kunjungan tersebut dirangkaikan dengan sosialisasi program swasembada pangan yang saat ini tengah digalakkan oleh pemerintah pusat sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Kami melakukan kunjungan kerja dalam rangka memantau kesiapan panen di sentra-sentra serapan. Intensitas produksi petani cukup baik, dan kami ingin mengoptimalkan penyerapan dalam negeri, baik beras maupun gabah di Sulawesi Tengah,” kata Jusri kepada media, Rabu (11/2).
Menurutnya, potensi produksi padi di Sulawesi Tengah cukup menjanjikan, terutama memasuki musim panen di beberapa wilayah. Oleh karena itu, Bulog berupaya hadir lebih awal untuk memastikan hasil panen petani dapat terserap dengan baik dan sesuai standar mutu yang ditetapkan.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Bulog Sulteng juga telah melakukan penyerapan beras di sejumlah wilayah, meskipun volumenya masih terbatas. Hal ini disebabkan oleh panen yang belum berlangsung secara serentak di seluruh sentra produksi.
“Memang belum dalam jumlah banyak, namun dari kunjungan ini kami sudah bisa memetakan potensi dan pola penyerapan. Ke depan, penyerapan akan kami optimalkan seiring meningkatnya produksi dan panen petani,” ujar Jusri.
Ia menegaskan, Bulog Sulteng berkomitmen mendukung petani lokal melalui penyerapan hasil panen dalam negeri, sekaligus berkontribusi pada keberhasilan program swasembada pangan nasional.
Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga di tingkat petani serta memperkuat cadangan beras pemerintah di wilayah Sulawesi Tengah. IN





