September 16, 2026
Daerah  

Dua Korban Kapal Tenggelam KLM Nur Ainun Balqis Masih Dicari

Operasi pencarian KLM Nur Ainun Balqis di perairan Donggala. Sumber foto: paluisnight.id/HO-Basarnas Palu

Donggala, paluinsight.id – Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian hari kedua terhadap dua korban hilang dalam kecelakaan kapal KLM Nur Ainun Balqis yang tenggelam di perairan Selat Makassar, wilayah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

Kapal tersebut diketahui mengangkut lima orang (person on board/POB) saat berangkat dari Pelabuhan Nunukan pada Kamis, 12 Februari 2026 pukul 02.00 WITA, dengan tujuan Pelabuhan Orange di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.

Namun, saat memasuki perairan Selat Makassar pada Sabtu, 14 Februari 2026 sekitar pukul 03.00 WITA, kapal dihantam ombak besar hingga mengalami oleng dan akhirnya tenggelam. Seluruh awak kapal terpaksa melompat ke laut untuk menyelamatkan diri.

Pada Minggu malam, 15 Februari 2026 pukul 20.00 WITA, kapal nelayan dari Kabupaten Donggala menemukan tiga korban dalam keadaan selamat. Sementara dua korban lainnya masih belum ditemukan dan dinyatakan hilang.

Adapun tiga korban selamat masing-masing Saharudin (47), Muh. Alwi (32), dan Muksin (47). Sedangkan dua korban yang masih dalam pencarian yakni Guswan (47) dan Adam (20).

Operasi pencarian terus dilanjutkan oleh Tim SAR gabungan. Pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 07.00 WITA, tim melaksanakan briefing untuk memastikan kesiapan personel, alat utama, serta pembagian tugas sesuai standar operasional prosedur Basarnas.

Selanjutnya pada pukul 07.30 WITA, Tim SAR gabungan memulai pencarian di area yang telah ditentukan menggunakan KN SAR Baladewa. Area pencarian difokuskan pada koordinat yang telah dipetakan berdasarkan titik masuk dan kemungkinan pergerakan korban di laut, dengan pola pencarian dan jarak lintasan tertentu.

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, antara lain Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Palu, ABK KN SAR Baladewa, Lanal Palu, Polairud, Saka SAR, serta nelayan setempat.

Dalam operasi tersebut, tim menggunakan sejumlah peralatan utama seperti KN SAR Baladewa, rescue car, perahu SAR, peralatan komunikasi, perlengkapan medis, serta peralatan evakuasi.

Berdasarkan data sementara, total korban berjumlah lima orang, dengan rincian tiga orang selamat dan dua orang masih dalam pencarian. Tidak ada korban meninggal dunia yang dilaporkan hingga saat ini.

Kondisi cuaca di lokasi pencarian dilaporkan berawan, dengan kecepatan angin berkisar 4 hingga 13 knots, arah angin dari utara, serta tinggi gelombang antara 0,5 hingga 1,25 meter.

Tim SAR gabungan terus melanjutkan pencarian dan berharap dua korban yang masih hilang dapat segera ditemukan. IN