Agustus 17, 2026
Berita  

Diserahkan Gubernur Anwar Hafid, Penyuluh Kehutanan Sepriani Jome Raih Terbaik I Lomba Wana Lestari Sulteng

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid menyerahkan piagam penghargaan kepada Sepriani Jome, sebagai peraih peringkat terbaik pertama Lomba Wana Lestari kategori Penyuluh Kehutanan PNS di lingkungan Pemprov Sulteng. Penyerahan dilakukan usai upacara peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di kantor Gubernur Sulteng, Jalan Sam Ratulangi, Kota Palu, Senin (17/8). Sumber foto: ist

Palu, paluinsight.id – Penyuluh Kehutanan asal UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Toili Baturube, Sepriani Jome, S.Hut meraih peringkat terbaik pertama dalam Lomba Wana Lestari kategori Penyuluh Kehutanan PNS di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Penghargaan itu kemudian diserahkan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, pada momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kantor Gubernur Sulteng, Jalan Sam Ratulangi, Kota Palu, Senin (17/8).

Sepriani menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterimanya. Menurutnya, capaian itu menjadi motivasi dirinya untuk terus meningkatkan peran penyuluh kehutanan dalam mendampingi masyarakat serta menjaga kelestarian hutan dan lingkungan.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus memberikan yang terbaik dalam menjalankan tugas sebagai penyuluh kehutanan. Terima kasih kepada bapak Gubernur Sulteng, atas apresiasi yang diberikan,” ujar Sepriani.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran Dinas Kehutanan Sulteng, KPH Toili Baturube, serta masyarakat yang selama ini mendukung pelaksanaan tugas penyuluhan di lapangan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Sulteng, Ir. H. Susanto Wibowo, S.Hut., M.Si., IPU, memberikan apresiasi atas prestasi tersebut. Ia menilai penghargaan itu menjadi bukti dedikasi penyuluh kehutanan dalam menjalankan tugas, khususnya dalam mendampingi masyarakat dan mendorong pengelolaan hutan secara berkelanjutan.

“Prestasi yang diraih Sepriani tentu membanggakan dan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran kehutanan. Ini menunjukkan bahwa penyuluh memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga dan mengelola sumber daya hutan secara lestari,” katanya.

Dikatakan Kadis, selain prestasi dari penyuluh kehutanan yang diraih Sepriani Jome, ada juga prestasi yang tidak kalah membanggakan diraih Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Masale di bawah naungan UPTD KPH Sintuwu Maroso pada lomba Wana Lestari tingkat Pemprov Sulteng untuk kategori hutan desa.

LPHD Masale yang berada di Desa Malitu, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso ini mendapatkan prestasi terbaik I tingkat Sulteng, setelah sebelumnya meraih juara III lomba Wana Lestari tingkat nasional pada kategori hutan desa.

Susanto juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Anwar Hafid atas perhatian dan apresiasinya terhadap kinerja aparatur kehutanan di Sulteng.

Hal senada juga disampaikan Ketua Ikatan Penyuluh Kehutanan Indonesia (Ipkindo) Sulteng, Ir. H. Busranuddin Dg. Masserang, S.Hut., M.P. Menurutnya, figur seperti Sepriani Jome, S.Hut dapat dijadikan role model bagi penyuluh kehutanan di daerah ini. Berkat kegigihannya melaksanakan tugas sebagai penyuluh kehutanan, ia juga dapat menyabet prestasi nasional.

“Saudari Sepriani Jome, disamping sebagai terbaik I tingkat provinsi, beliau juga masuk dalam kategori terbaik III dalam lomba wana lestari tingkat nasional kategori penyuluh kehutanan. Kita patut berbangga dan menambil teladannya,” tutup Busranuddin.

Sebagai informasi, Lomba Wana Lestari merupakan ajang untuk memberikan penghargaan kepada individu, kelompok, aparatur pemerintah, maupun pihak lain yang berprestasi dan menjadi teladan dalam pembangunan kehutanan serta pelestarian lingkungan.

Untuk kategori penyuluh kehutanan, penilaian menitikberatkan pada peran dan prestasi dalam memberdayakan masyarakat serta mendorong perubahan perilaku dalam pembangunan kehutanan. *