Palu, paluinsight.id – Bulog Sulawesi Tengah mengklaim telah menyalurkan 99 persen bantuan pangan (banpang) bagi masyarakat penerima manfaat atau penerima bantuan pangan (PBP).
“Sudah keluar gudang. Selanjutnya tugasnya ada di Pemda-Pemda untuk menyalurkan kepada PBP,” kata Pemimpin Wilayah Bulog Sulteng, Jusri, Jumat (19/12).
Diketahui, alokasi bantuan pangan di Sulteng diberikan kepada sebanyak 2.224 PBP. Jumlah tersebut menace pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial (Kemensos).
Jusri menuturkan bahwa, pihaknya berkoordinasi intens dengan penyalur di Pemda agar secepat mungkin disalurkan kepada masyarakat. Hal itu demi membantu masyarakat menghadapi gejolak harga menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
“Kami harapkan dapat disalurkan secepat mungkin,” tegas Jusri.
Program bantuan pangan berfungsi sebagai upaya menjaga inflasi daerah, terutama menekan potensi kenaikan harga dua komoditas tersebut di pasaran.
Pihaknya optimistis penyaluran bantuan pangan tepat jumlah dan tepat waktu.
Sebagai informasi, stok beras yang dimiliki Bulog Sulteng sebanyak 21.000 ton. Angka itu cukup aman menjaga ketersediaan dan merealisasikan program-program stabilisasi pangan di Sulteng.
“Stok cukup. Kita jaga pada angka 21.000 ton yang tersebar di gudang-gudang,” kata Jusri. IN





