Oktober 17, 2026

BRI Raih 2 Penghargaan di Bisnis Indonesia Financial Awards 2026

BRI menerima penghargaan Bisnis Indonesia Financial Awards 2026 di Jakarta, Senin (12/10). Sumber foto: dok. BRI

Jakarta, paluinsight.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menorehkan prestasi di industri jasa keuangan nasional. Dalam ajang yang dihadiri oleh Direktur Finance & Strategy BRI Achmad Royadi, perseroan meraih dua penghargaan dalam ajang Bisnis Indonesia Financial Awards (BIFA) 2026 yang diselenggarakan di Raffles Hotel, Jakarta, Senin (12/10).

Pengakuan ini mencerminkan keberhasilan Perseroan dalam menjaga kinerja keuangan yang solid dengan tetap berorientasi pada pemberdayaan UMKM dan perluasan inklusi keuangan nasional.

Dalam ajang tersebut, Direktur Utama BRI Hery Gunardi dianugerahi penghargaan Best CEO – MSME Ecosystem Transformation Champion & Leadership Award atas kepemimpinannya dalam mendorong transformasi BRI yang semakin adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah. Penghargaan ini sekaligus menjadi apresiasi atas komitmen BRI dalam memperkuat ekosistem UMKM sebagai salah satu fondasi utama perekonomian nasional.

Selain penghargaan di bidang kepemimpinan, BRI juga berhasil meraih penghargaan Excellent Profitable State-Owned Bank 2026 sebagai bentuk pengakuan atas kemampuan Perseroan dalam mempertahankan profitabilitas yang unggul. Kedua penghargaan tersebut menegaskan keberhasilan BRI dalam mengakselerasi transformasi bisnis sekaligus menjaga fundamental keuangan yang kuat di tengah dinamika industri perbankan.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyampaikan bahwa penghargaan yang diterima Perseroan menjadi apresiasi atas konsistensi transformasi BRI dalam memperkuat fundamental bisnis sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras seluruh insan BRI dalam menjalankan transformasi perusahaan. Kami ingin terus memperkuat peran BRI, bukan hanya sebagai financial intermediary, tetapi juga sebagai enabler yang mendukung pelaku usaha sejak tahap awal, mengembangkan skala bisnisnya, hingga mampu naik kelas. Bagi kami, pertumbuhan bisnis harus berjalan seiring dengan penguatan fundamental dan penciptaan nilai bagi masyarakat,” ujar Hery.

Sejalan dengan hal tersebut, kinerja BRI sepanjang semester pertama 2026 menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp31,2 triliun, tumbuh 17,5% secara tahunan (year-on-year/YoY). Kinerja ini mencerminkan kemampuan BRI dalam menjaga profitabilitas di tengah transformasi bisnis yang terus berjalan, sekaligus memperkuat fondasi untuk pertumbuhan yang lebih sehat dan berkualitas ke depan.

Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit BRI hingga akhir Juni 2026 mencapai Rp1.645,5 triliun, meningkat 16,2% YoY. Pertumbuhan tersebut turut ditopang oleh penyaluran kredit kepada segmen UMKM yang mencapai Rp1.235,4 triliun, tumbuh 8,6% YoY.

Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui penguatan ekosistem Holding Ultra Mikro yang hingga Juni 2026 telah melayani sekitar 33,8 juta nasabah pinjaman dan mengelola 166,3 juta rekening simpanan, serta mendorong 2,3 juta debitur naik kelas. Melalui integrasi layanan keuangan dan pemberdayaan, ekosistem ini terus membuka peluang bagi pelaku usaha ultra mikro untuk memperoleh akses pembiayaan formal, meningkatkan kapasitas usaha, dan berkembang ke segmen usaha yang lebih tinggi.

Melengkapi dukungan pembiayaan, BRI juga terus mendorong pemberdayaan UMKM melalui berbagai program pengembangan usaha. Hingga Juni 2026, program Desa BRILiaN telah menjangkau lebih dari 5.700 desa, sementara Klasterku Hidupku mencakup lebih dari 44 ribu klaster usaha. Selain itu, platform digital linkumkm by BRI telah menjangkau sekitar 17,3 juta pelaku UMKM dan Rumah BUMN telah diikuti sekitar 596 ribu pelaku usaha yang telah bergabung. Berbagai inisiatif ini diarahkan untuk meningkatkan kapasitas usaha, memperluas akses pasar, dan mendorong UMKM naik kelas.

Presiden Direktur Bisnis Indonesia Group Arif Budisusilo mengatakan, BIFA 2026 menjadi momentum untuk menyoroti perusahaan yang tidak hanya mencatatkan kinerja finansial kuat, tetapi juga mampu beradaptasi dengan transformasi digital, memperkuat inklusi keuangan, dan menerapkan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) dalam strategi bisnis.

“BIFA 2026 adalah apresiasi bagi institusi keuangan yang mampu menunjukkan ketangguhan, kinerja berkelanjutan, dan kemampuan beradaptasi. Kami berharap penghargaan ini menjadi pemicu bagi industri keuangan untuk terus berinovasi serta memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif,” ujar Arif Budisusilo.

Sebagai informasi, memasuki penyelenggaraan ke-18, Bisnis Indonesia Financial Awards (BIFA) 2026 kembali memberikan apresiasi kepada institusi jasa keuangan atas kinerja, inovasi, dan kontribusinya terhadap perekonomian nasional. Pengakuan yang diterima BRI melalui ajang ini sekaligus mempertegas arah pertumbuhan Perseroan yang bertumpu pada fundamental bisnis yang kuat dan keberpihakan terhadap ekonomi kerakyatan. IN