Agustus 20, 2026

Sektor Produktif, Fokus Salur Kredit Bank Mandiri di Sulteng

Area Head Bank Mandiri Area Palu, Andi Sibly. Sumber foto: paluinsight.id

Palu, paluinsight.id – Tak bisa dimungkiri, struktur Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulawesi Tengah saat ini dominasi sektor pertambangan dan industri pengolahan, industri perbankan tentu berlomba mengakses “cuan” dari sektor itu.

Namun, bagi Bank Mandiri, sektor pertanian dan perkebunan justru tak kalah penting dan menjadi tulang punggung penyaluran kredit di provinsi ini.

Area Head Bank Mandiri Area Palu, Andi Sibly, mengatakan meski portofolio pembiayaan Bank Mandiri tetap mengikuti struktur ekonomi daerah, perhatian terhadap sektor produktif lain terus diperkuat.

“Kalau kita lihat porsi PDRB Sulawesi Tengah, yang mendominasi memang pertambangan dan industri pengolahan. Namun sektor itu tidak tersebar di semua wilayah, hanya terpusat di beberapa daerah,” ujar Andi beberapa waktu lalu.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat Bank Mandiri tidak hanya bergantung pada pembiayaan sektor tambang, tetapi juga memperbesar dukungan kepada sektor pertanian dan perkebunan yang tersebar luas di berbagai kabupaten di Sulawesi Tengah.

“Saat ini kredit usaha pertanian dan perkebunan juga tak kalah kami galakkan, terlihat dari porsinya yang tetap intens tersalur,” katanya.

Selain sektor pertanian, perdagangan juga menjadi fokus utama Bank Mandiri. Andi menjelaskan, sektor perdagangan merupakan salah satu penyumbang besar PDRB Sulawesi Tengah sehingga Bank Mandiri terus memperluas layanan transaksi digital hingga menyentuh pelaku usaha mikro dan sektor informal.

Hal itu terlihat dari semakin luasnya penggunaan alat pembayaran Bank Mandiri di berbagai wilayah, mulai dari pusat perdagangan hingga pedagang kecil.

“Kita bisa melihat sebaran alat bayar Bank Mandiri ada di mana-mana, bahkan sampai penjual mikro dan pelaku usaha nonformal,” jelasnya.

Ia menegaskan, strategi Bank Mandiri di Sulawesi Tengah tidak semata-mata mengejar pertumbuhan penyaluran kredit atau penghimpunan dana, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi masyarakat secara nyata.

“Bank Mandiri bukan hanya mengejar penempatan dana. Yang kami inginkan adalah ekonomi terus berputar dan dampaknya benar-benar tercermin di masyarakat,” tutup Andi. IN