Mei 3, 2026

Antisipasi Lonjakan Inflasi, TPID Pemda se-Sulteng Diminta Siapkan Langkah Strategis

Arahan Wakil Gubernur Sulteng, dr. Reny Lamadjido dalam Rakorda TPID se-Sulteng yang diikuti tim TPID Kota Palu, Kamis (26/2). Sumber foto: humas pemkot palu

Palu, paluinsight.id – Wakil Gubernur Sulteng, dr. Reny Lamadjido mengajak seluruh TPID kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah untuk mempersiapkan langkah-langkah strategis untuk mengantisipasi lonjakan inflasi pada bulan Ramadan.

Hal itu ia kemukakan pada Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Sulawesi Tengah, Kamis (26/2).

Menurut Wagub, forum TPID menjadi ruang konsolidasi daerah dalam menghadapi tekanan inflasi yang kembali meningkat pada awal 2026. Wagub menyampaikan bahwa inflasi Sulteng pada Januari 2026 kembali bergerak naik dari ambang batas yang ditetapkan, setelah sebelumnya pada Desember 2025 berhasil ditekan hingga berada pada level toleransi 3,5 persen.

Kondisi ini, tegas Wagub, menjadi sinyal kuat agar seluruh unsur TPID se-Sulawesi Tengah segera menerapkan langkah-langkah antisipatif sejak dini.

Wakil Gubernur Reny juga mengungkapkan bahwa perubahan cuaca ekstrem mempengaruhi produksi pangan di Sulteng sehingga menyebabkan kenaikan harga sejumlah komoditas volatile food seperti bawang, cabai, ikan laut, telur, dan beras.  Selain itu, perilaku masyarakat yang cenderung memborong emas akhir-akhir ini juga dinilai memberi andil terhadap tekanan inflasi di daerah tersebut.

Menjelang libur Idulfitri, ia memprediksi akan terjadi kenaikan harga tiket transportasi yang berpotensi menjadi salah satu pemicu inflasi, disertai dengan meningkatnya pola konsumsi masyarakat pada periode tersebut.

“Ayo kita cari tahu betul apa yang harus dilakukan supaya inflasi ini turun dan sehat kembali,” tegas Wagub. IN